Surabaya, syiarmu.com — Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pengembangan Cabang dan Ranting (KKN PCR) Benowo 2026 Kelompok 36 resmi ditutup di Masjid Al-Amin, Benowo, setelah seluruh program kerja selama masa pengabdian berhasil dilaksanakan. Kegiatan penutupan menjadi momentum refleksi atas kolaborasi antara mahasiswa, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Benowo, takmir masjid, serta masyarakat dalam mewujudkan tema “Berakar Lokal, Berdampak Global, Mewujudkan Masjid sebagai Pusat Dakwah, Kesehatan, dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna.”
Acara penutupan dihadiri oleh jajaran PCM Benowo, PCA Benowo, Takmir Masjid Al-Amin, dosen pendamping lapangan, mahasiswa KKN PCR Kelompok 36, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan. Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Muhammadiyah, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.
Ketua KKN PCR Kelompok 36, Bilal Rizky Mubarok, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan KKN PCR dengan lancar. Ia mengucapkan terima kasih kepada PCM Benowo, Takmir Masjid Al-Amin, serta seluruh masyarakat yang telah menerima, mendampingi, dan mendukung setiap program kerja mahasiswa selama masa pengabdian.


Menurutnya, KKN PCR tidak hanya menjadi bentuk pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk belajar bersama masyarakat, memahami kebutuhan lingkungan, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui berbagai program di bidang dakwah, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dosen Pendamping Lapangan, Dr. Rifa’atul Maftuhah, M.Pd., mengapresiasi dedikasi seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan program kerja dengan baik. Beliau berharap pengalaman selama KKN menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat serta menjaga semangat pengabdian di mana pun berada.
Sementara itu, Ketua PCM Benowo, Drs. Mardjianto, menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi mahasiswa KKN PCR Kelompok 36 selama melaksanakan pengabdian di wilayah Benowo. Beliau menilai berbagai program yang telah dilaksanakan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat dakwah, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan umat. Ia berharap sinergi antara Universitas Muhammadiyah Surabaya dan PCM Benowo dapat terus terjalin pada kegiatan-kegiatan berikutnya.
Di sela-sela rangkaian acara penutupan, panitia juga melaksanakan penyerahan hadiah Festival Anak Sholeh (FAS) Tingkat TK dan SD Se-Kecamatan Benowo. Kegiatan ini dihadiri oleh para peserta yang berhasil meraih juara beserta wali murid masing-masing. Penyerahan hadiah berlangsung dengan penuh kebahagiaan dan menjadi bentuk apresiasi atas semangat, bakat, serta prestasi anak-anak dalam mengikuti berbagai cabang perlombaan yang telah diselenggarakan sebelumnya.

Sebagai ungkapan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN PCR, mahasiswa Kelompok 36 turut menyerahkan cinderamata kepada mitra KKN, yaitu Ketua PCM Benowo, Drs. Mardjianto. Penyerahan cinderamata tersebut menjadi simbol penghargaan sekaligus kenang-kenangan atas kolaborasi yang telah terbangun antara Universitas Muhammadiyah Surabaya dengan PCM Benowo dalam mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian acara penutupan diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Masri, S.Pd., memohon agar seluruh amal dan ikhtiar selama pelaksanaan KKN menjadi ladang keberkahan serta membawa manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Dengan berakhirnya KKN PCR Benowo 2026 Kelompok 36, mahasiswa berharap seluruh program yang telah dilaksanakan dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Semangat kolaborasi yang telah terbangun diharapkan menjadi fondasi dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat dakwah, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. (Muhammad Farid Ridlwan/Fikri)
