Tanamkan Empati, KB Aisyiyah 05 dan TK ABA 04 Galang Dana untuk NTT

Surabaya — Kepedulian terhadap sesama tidak mengenal usia. Nilai itulah yang ditanamkan keluarga besar Kelompok Bermain (KB) Aisyiyah 05 dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 04 Surabaya melalui aksi penggalangan dana bagi saudara-saudara yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penggalangan dana dilaksanakan selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu, 3–5 September 2026. Kegiatan berlangsung di masing-masing kelas dengan melibatkan seluruh peserta didik, mulai dari Kelompok Bermain, TK A, hingga TK B.

Dalam pelaksanaannya, anak-anak diajak membawa uang dari rumah untuk disedekahkan. Uang tersebut dimasukkan ke dalam amplop dan dikumpulkan melalui wali kelas masing-masing. Mekanisme sederhana ini menjadi bagian dari upaya sekolah mengenalkan nilai berbagi dan kepedulian sosial kepada anak sejak usia dini.

Kepala TK Aisyiyah Bustanul Athfal 04 Surabaya, Lilik Tarwijah, S.Pd., mengajak seluruh keluarga sekolah untuk turut membantu meringankan beban saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah di NTT.

“Untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di NTT, sudah selayaknya kita turut membantu. Walau hanya sekadarnya dari rezeki kita, semoga mampu meringankan beban mereka dan menumbuhkan semangat baru,” ujarnya.

Ajakan tersebut mendapat sambutan dari para wali murid. Donasi dikumpulkan melalui kelas masing-masing dan kemudian dihitung bersama pada Sabtu (5/9/2026). Seluruh hasil penggalangan dana selanjutnya akan disalurkan melalui PD IGABA Surabaya untuk diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan di NTT.

Dari kegiatan tersebut, terkumpul donasi dari delapan kelompok. KB Aisyiyah 05 mengumpulkan Rp865.000. Sementara TK A terdiri atas kelompok Al Awwal Rp615.000, Al Wahid Rp110.000, An Nuur Rp150.000, dan Al Haaq Rp605.000.

Adapun TK B kelompok Arofah mengumpulkan Rp545.000, Madinah Rp255.000, dan Mekkah Rp425.000. Total donasi yang terkumpul mencapai Rp3.570.000.

Bagi sekolah, kegiatan ini bukan sekadar pengumpulan dana. Lebih dari itu, penggalangan dana menjadi sarana pembelajaran nyata bagi anak-anak untuk mengenal arti empati, kepedulian, dan berbagi kepada sesama.

Anak-anak belajar bahwa ketika ada saudara yang mengalami kesulitan, mereka dapat mengambil peran sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Sekalipun masih berada di usia dini, kepedulian tersebut dapat ditumbuhkan melalui pengalaman sederhana yang dilakukan secara langsung.

Nilai tersebut sejalan dengan semangat pendidikan Aisyiyah yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik anak, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak mulia. Melalui kegiatan sosial, anak-anak belajar bahwa kebaikan tidak cukup hanya diketahui, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan.

Lilik Tarwijah, S.Pd. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para mama dan wali murid yang telah berpartisipasi dalam aksi tersebut.

“Alhamdulillah, telah terkumpul donasi NTT dari wali murid TK Aisyiyah 04 Surabaya. Donasi ini akan kami salurkan melalui PD IGABA Surabaya. Semoga Allah memudahkan rezeki kita semua dan menggantinya dengan berlipat ganda. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” ungkapnya.

Penggalangan dana tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat dimulai dari lingkungan terdekat, bahkan dari ruang kelas. Anak-anak tidak hanya belajar tentang berbagi melalui kata-kata, tetapi melihat dan merasakan langsung bagaimana sebuah kebaikan dilakukan bersama.

Sebab, dalam aksi kemanusiaan, bukan besar kecilnya hasil donasi yang menjadi ukuran utama. Ketulusan niat untuk berbagi dan kepedulian terhadap sesama jauh lebih bermakna.

Dari Surabaya, keluarga besar KB Aisyiyah 05 dan TK Aisyiyah 04 mengirimkan pesan sederhana: ketika kepedulian digerakkan bersama, kebaikan akan menemukan jalannya. (Winda/Fikri)

Tinggalkan komentar