Surabaya, syiarmu.com – Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan salat tarawih di Masjid Al Islam Surabaya pada Ahad malam (8/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Choirul Alimin, S.P. memberikan tausiyah yang menitikberatkan pada rahasia di balik besarnya pahala ibadah puasa.
Beliau mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah investasi akhirat yang nilainya hanya diketahui oleh Allah SWT. Ustaz Choirul menjelaskan bahwa puasa memiliki kedudukan yang sangat istimewa dibandingkan amal ibadah lainnya.
Mengutip sebuah hadis qudsi yang masyhur, Ustaz Choirul menyebutkan firman Allah SWT:
“Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa, sebab puasa itu hanyalah untuk-Ku dan Akulah yang akan memberikan pahala kepadanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Menurutnya, hadis ini menegaskan bahwa pahala puasa bersifat tak terhingga dan menjadi rahasia antara hamba dengan Sang Pencipta. Hal ini berkaitan erat dengan janji Allah dalam Al-Qur’an, tepatnya pada Surah Az-Zumar ayat 10.
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas,” ujar Ustaz Choirul mengutip makna ayat tersebut.
Lebih lanjut, beliau merinci bahwa di dalam ibadah puasa terkandung tiga jenis kesabaran sekaligus yang menjadi alasan mengapa ganjarannya begitu luar biasa:
- Sabar dalam Ketaatan Menjalankan perintah Allah selama sebulan penuh membutuhkan konsistensi, mulai dari bangun sahur hingga tarawih meski fisik merasa lelah.
- Sabar dalam Meninggalkan Maksiat
Seorang mukmin dituntut menjaga lisan, mata, dan hati dari hal-hal yang dilarang, menjadikan puasa sebagai perisai dari api neraka. - Sabar dalam Menerima Takdir Melatih
Seseorang untuk menerima ketetapan Allah, baik yang manis maupun pahit, dengan lapang dada.

“Dengan memadukan ketiga jenis sabar ini, seorang hamba layak mendapatkan predikat orang sabar yang dijanjikan pahala tanpa batas,” tambahnya.
Selain pahala melimpah, Ustaz Choirul memotivasi jemaah mengenai fasilitas khusus di surga, yakni pintu Ar-Rayyan. Pintu ini dikhususkan hanya untuk orang-orang yang gemar berpuasa. Siapa pun yang memasukinya tidak akan pernah merasa haus selamanya.
Melalui momentum Ramadhan 2026 ini, beliau mengajak jemaah Masjid Al Islam untuk menjadikan puasa sebagai “madrasah” atau tempat latihan memperkuat otot kesabaran agar kualitas iman meningkat.
Sebagai penutup, Ustaz Choirul Alimin memanjatkan doa agar seluruh rangkaian ibadah jemaah diterima oleh Allah SWT dan diberikan kekuatan untuk tetap istiqamah di jalan ketaatan hingga akhir hayat. (Wahid/Fikri)
