Usung Tema Metamorfosis, KB Aisyiyah 05 dan TK ABA 04 Hadirkan Kajian Spiritual dan Edukasi Visual 3D

Surabaya, syiarmu.com – KB Aisyiyah 05 dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 04 sukses menyelenggarakan agenda tahunan Buka Puasa Bersama Wali Murid pada Kamis (12/3/2026). Bertempat di gedung SMP Muhammadiyah 11, acara ini berlangsung khidmat dengan semangat kekeluargaan yang erat antara pihak sekolah, siswa, dan orang tua.

Kegiatan ini bukan sekadar momentum makan bersama, melainkan dirancang sebagai sarana penguatan spiritual sekaligus wadah konsolidasi antara tenaga pendidik dan wali murid guna memaksimalkan sinergi pendidikan anak.

Acara dimulai pada pukul 16.30 WIB dengan sesi registrasi peserta yang tertib. Sembari menanti waktu berbuka puasa, panitia membagi kegiatan ke dalam dua sesi paralel yang edukatif.

Sesi pertama yakni Kajian Wali Murid, menghadirkan Ustadz H. Soedjono, M.Pd., yang dikenal sebagai Da’i Segudang Parikan. Beliau menyampaikan tausiyah bertema “Saatnya Bermetamorfosis Menjadi Insan yang Bertaqwa”. Materi disampaikan dengan gaya khas Jawa Timur yang komunikatif dan penuh humor, namun tetap memberikan kedalaman pesan spiritual bagi para hadirin.

Sesi kedua di ruang terpisah, para siswa berkesempatan menyaksikan pemutaran film 3D mengenai peristiwa Nuzulul Qur’an. Penggunaan media visual ini bertujuan agar anak-anak dapat memahami sejarah turunnya Al-Qur’an dengan metode yang interaktif dan menyenangkan.

Memasuki waktu Maghrib, seluruh hadirin membatalkan puasa dengan takjil yang telah disediakan. Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan aksi berbagi 200 paket takjil yang didistribusikan ke sejumlah masjid dan musholla di lingkungan sekitar sekolah.

Setelah berbuka, acara dilanjutkan dengan ibadah sholat Maghrib berjamaah. Momen ini memperlihatkan harmoni antara guru, orang tua, dan siswa yang berdiri dalam satu saf, melambangkan kesetaraan dan kebersamaan dalam beribadah.

Pihak sekolah menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan rutin ini mencakup tiga aspek penting. Pertama, Penguatan Hubungan (Bonding), menghilangkan batasan formalitas antara sekolah dan orang tua demi menciptakan suasana kekeluargaan dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Kedua, Pendidikan Karakter, mengajarkan nilai-nilai Ramadhan kepada siswa, seperti berbagi, kedisiplinan beribadah, dan semangat menuntut ilmu. Ketiga, Transformasi Diri. Selaras dengan tema kegiatan, diharapkan momen ini menjadi titik balik bagi seluruh civitas akademika untuk bertransformasi menjadi pribadi yang lebih bertaqwa.

Sebagai penutup rangkaian acara, pihak sekolah membagikan paket nasi kotak kepada seluruh wali murid dan siswa untuk dinikmati di kediaman masing-masing. Kegiatan ini diharapkan dapat terus terlaksana secara berkelanjutan sebagai bagian dari tradisi positif di setiap bulan suci Ramadhan. (Nila/Fikri)

Tinggalkan komentar