Surabaya, syiarmu.com – , Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Allende sukses menyelenggarakan Madrasah Tajwid bertajuk “Memperbaiki Bacaan Al-Fatihah”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung ATT Ruang 808, Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, Kamis (30/4/2026).
Acara yang dimulai pukul 15.20 WIB ini merupakan wujud komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas spiritual dan intelektual kader, khususnya dalam kefasihan membaca Al-Qur’an.
Hadir sebagai pemateri, Abyan Dzakwan menyampaikan materi secara sistematis dan interaktif. Ia menekankan bahwa pemahaman dasar, seperti pelafalan huruf hijaiyah yang benar, adalah pondasi krusial.
“Kesalahan pelafalan huruf hijaiyah dapat berdampak pada perubahan makna. Oleh karena itu, ketepatan makhraj (tempat keluarnya huruf) dan sifat-sifat huruf harus diperhatikan agar bacaan lebih fasih,” jelas Abyan di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, Abyan menjelaskan konsep haq (hak) setiap huruf dalam Al-Qur’an yang berkaitan erat dengan hukum tajwid seperti idgham, idhar, dan ikhfa. Menurutnya, setiap hukum wajib dipenuhi sesuai kaidahnya agar keaslian bacaan tetap terjaga.
Tidak hanya sekadar teori, Madrasah Tajwid ini juga memfasilitasi sesi praktik pembenaran bacaan Surat Al-Fatihah. Setiap peserta diberi kesempatan membaca dan langsung mendapatkan koreksi dari pemateri.

Metode ini dinilai efektif agar peserta mengetahui letak kesalahan secara spesifik dan mampu memperbaikinya dengan bimbingan yang tepat.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut dengan cakupan materi yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada Surat Al-Fatihah.
Penyelenggara berharap Madrasah Tajwid ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan mahasiswa untuk terus memperbaiki diri. Harapannya, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan kampus yang lebih Qur’ani serta melahirkan generasi yang mampu mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (Eka/Fikri)
