Lomba “Dilarang Kedip” Meriahkan Classmeet SMK Muhammadiyah 1 Surabaya

Surabaya, syiarmu.com – Kegiatan Classmeet yang diselenggarakan oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMK Muhammadiyah 1 Surabaya berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan menarik. Salah satu lomba yang berhasil mencuri perhatian siswa adalah Lomba Dilarang Kedip yang dilaksanakan di lapangan sekolah pada Selasa (9/6/2026).

Lomba ini diikuti oleh siswa dari berbagai kelas yang antusias menguji fokus dan ketahanan mata mereka. Dalam perlombaan tersebut, peserta ditantang untuk mempertahankan mata tetap terbuka selama mungkin tanpa berkedip. Peserta yang mampu bertahan paling lama akan keluar sebagai pemenang.

Ketua pelaksana menjelaskan bahwa lomba ini diadakan sebagai bentuk hiburan sekaligus sarana untuk melatih konsentrasi siswa selama kegiatan Classmeet berlangsung.

“Lomba Dilarang Kedip ini kami adakan untuk memberikan hiburan yang berbeda kepada siswa. Selain seru, lomba ini juga melatih fokus, kesabaran, dan sportivitas peserta,” ujar Alifia selaku penanggung jawab (PJ) lomba.

Dalam pelaksanaannya, panitia menetapkan beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh seluruh peserta. Setiap peserta wajib hadir 10 menit sebelum lomba dimulai dan hanya diperbolehkan mengikuti perlombaan satu kali.

Perlombaan dilakukan secara individu dengan sistem satu lawan satu. Peserta diwajibkan menatap lurus ke arah lawan atau kamera sejak aba-aba dimulai dan tidak diperbolehkan berkedip, baik sengaja maupun tidak sengaja.

Selain itu, peserta harus tetap fokus tanpa mengalihkan pandangan terlalu jauh. Jika kedua peserta berkedip secara bersamaan, juri berhak mengulang ronde pertandingan. Peserta yang mampu bertahan paling lama tanpa berkedip akan dinyatakan sebagai pemenang.

Panitia juga menetapkan sejumlah larangan untuk menjaga keadilan perlombaan. Peserta dilarang menggunakan alat bantu seperti obat tetes mata, kipas mini, tisu basah, maupun benda lain yang dapat membantu mata tetap terbuka.

Peserta juga tidak diperbolehkan menyentuh area mata, memakai kacamata hitam atau aksesori yang menutupi mata, menerima bantuan dari penonton, berpindah posisi tanpa izin panitia, serta melakukan tindakan yang dapat mengganggu lawan seperti berteriak, mengejek, atau membuat gerakan berlebihan.

Peserta yang melanggar aturan, melakukan kecurangan, mengganggu peserta lain, atau tidak mematuhi ketentuan panitia akan langsung didiskualifikasi berdasarkan keputusan juri.

Salah satu peserta mengaku senang mengikuti lomba tersebut karena memberikan pengalaman yang unik dan menghibur.

“Awalnya saya pikir lomba ini mudah, tetapi ternyata sangat sulit menahan diri untuk tidak berkedip. Meskipun begitu, lombanya seru dan membuat suasana Classmeet menjadi lebih ramai,” ujar salah seorang peserta.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari para siswa yang memadati area lapangan sekolah. Sorak sorai penonton menambah semangat peserta yang sedang bertanding.

Melalui kegiatan ini, IPM SMK Muhammadiyah 1 Surabaya berharap Classmeet tidak hanya menjadi ajang hiburan setelah ujian, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan sportivitas, dan mengembangkan kreativitas siswa di lingkungan sekolah. (M. Abel Fahrihansyah/Fikri)

Tinggalkan komentar