Tingkatkan Kepedulian Terhadap Lingkungan, Mahasiswa KKN Kelompok 30 Umsura Melaksanakan Program Bank Sampah

GRESIK, syiarmu.com – Pada hari Senin (27/7/2026) setelah pelaksanaan upacara bendera, telah dilaksanakan kegiatan Penyerahan dan Edukasi Program Bank Sampah oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) Kelompok 30 di SDN UPT 239 Gresik, Desa Sidowungu.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah melalui pengelolaan sampah yang lebih baik. Program tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan SDN UPT 239 Gresik dan berlangsung dengan tertib, lancar, serta mendapatkan sambutan yang sangat positif dari seluruh warga sekolah.

Kegiatan diawali dengan penyerahan simbolis fasilitas Bank Sampah kepada pihak sekolah sebagai bentuk dukungan nyata mahasiswa KKN terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berbudaya peduli lingkungan. Penyerahan tersebut dilakukan di hadapan seluruh peserta upacara sehingga dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan pentingnya pengelolaan sampah kepada seluruh warga sekolah.

Setelah penyerahan simbolis, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, dampak buruk sampah apabila tidak dikelola dengan baik, serta manfaat penerapan sistem Bank Sampah sebagai sarana pembelajaran sekaligus media pembentukan karakter peserta didik.

Dalam penyampaian materi, mahasiswa menjelaskan bahwa sampah yang dihasilkan setiap hari tidak hanya menjadi persoalan kebersihan, tetapi juga dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan, kenyamanan, serta kelestarian lingkungan apabila tidak dikelola secara benar.

Oleh karena itu, siswa diajak untuk memahami bahwa kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah sesuai jenisnya merupakan langkah awal yang sangat penting dalam menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat.

Selanjutnya, mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai konsep Bank Sampah. Peserta diperkenalkan dengan jenis-jenis sampah yang dapat dipilah, seperti sampah organik, sampah anorganik, dan sampah yang dapat didaur ulang. Melalui penjelasan tersebut, siswa diberikan pemahaman bahwa sampah memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik dan tidak seluruh sampah harus berakhir di tempat pembuangan akhir.

Selain itu, mahasiswa juga menjelaskan bahwa keberadaan Bank Sampah dapat menjadi media pembelajaran bagi siswa dalam membangun sikap disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Sebagai bentuk penguatan materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pemilahan sampah dan praktik langsung penggunaan Bank Sampah. Mahasiswa menunjukkan contoh berbagai jenis sampah, kemudian mengajak siswa untuk mengidentifikasi serta memasukkan sampah ke tempat yang sesuai berdasarkan kategorinya.

Praktik ini berlangsung secara interaktif karena siswa diberi kesempatan untuk mencoba secara langsung, sehingga proses pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga memberikan pengalaman nyata. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya siswa yang aktif bertanya, menjawab pertanyaan, serta berpartisipasi dalam praktik pemilahan sampah.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung sesuai dengan susunan acara yang telah direncanakan, meliputi:

  • Pembukaan
  • Penyampaian edukasi
  • Demonstrasi pemilahan sampah
  • Praktik penggunaan Bank Sampah
  • Penyerahan simbolis fasilitas Bank Sampah kepada sekolah
  • Dokumentasi bersama
  • Penutupan

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib tanpa kendala yang berarti berkat kerja sama yang baik antara mahasiswa KKN, pihak sekolah, guru, dan seluruh peserta didik.

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, diperoleh beberapa capaian yang menunjukkan keberhasilan program. Siswa mulai memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah melalui kebiasaan membuang sampah pada tempatnya.

Selain itu, siswa juga memperoleh pengetahuan mengenai cara memilah sampah sesuai jenisnya sehingga diharapkan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Di sisi lain, sekolah memperoleh fasilitas berupa Bank Sampah yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai media pembelajaran karakter peduli lingkungan sekaligus sebagai sarana pengelolaan sampah yang lebih terarah.

Program ini juga berhasil mempererat hubungan kerja sama antara Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya Kelompok 30 dengan SDN UPT 239 Gresik. Melalui kolaborasi tersebut, tercipta sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dasar dalam mendukung pembangunan karakter peserta didik melalui pendidikan lingkungan hidup.

Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa peran mahasiswa tidak hanya terbatas pada penyampaian ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.

Antusiasme seluruh warga sekolah menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan ini. Para siswa mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu yang tinggi. Guru-guru juga memberikan dukungan penuh selama kegiatan berlangsung serta ikut mendampingi siswa dalam praktik penggunaan Bank Sampah.

Kepala SDN UPT 239 Gresik, Ibu Robiatul Adawiyah, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inovasi yang diberikan oleh mahasiswa KKN.

“Keberadaan Bank Sampah ini tentu menjadi awal yang baik untuk pembiasaan anak-anak dalam memilah sampah organik dan anorganik. Dengan demikian, kesadaran anak-anak akan pentingnya memilah sampah akan tumbuh, sehingga bertumbuh pula rasa peduli terhadap lingkungan,” jelas Ibu Robiatul Adawiyah.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KKN Kelompok 30, Muhammad Rizam Arzaqi Robby, menyampaikan bahwa Program Bank Sampah merupakan salah satu bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

“Program Bank Sampah ini saya harap tak hanya menjadi penyerahan simbolik bank sampah saja, namun juga langkah awal untuk meningkatkan rasa peduli terhadap lingkungan oleh anak-anak SDN UPT 239 Sidowungu,” tutur Rizam.

Secara keseluruhan, kegiatan Program Bank Sampah yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya Kelompok 30 di SDN UPT 239 Gresik telah berjalan dengan baik sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta didik mengenai pentingnya pengelolaan sampah, membentuk kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, mengenalkan konsep pemilahan sampah sejak dini, serta memberikan fasilitas pendukung berupa Bank Sampah yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga memberikan manfaat nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, nyaman, dan edukatif.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan budaya peduli lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter seluruh warga SDN UPT 239 Gresik. Keberadaan Bank Sampah diharapkan tidak hanya menjadi sarana pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang mampu menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan bagi peserta didik.

Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah mampu menghasilkan kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat nyata, berkelanjutan, serta berdampak positif bagi masyarakat. (Tim KKN 30/Fikri)

Tinggalkan komentar