Fortasi SMP Muhammadiyah 11 Surabaya Bentengi Karakter Siswa dengan Adab Bergaul Islami

Surabaya, syiarmu.com – Memasuki hari keempat Forum Taaruf dan Orientasi Siswa Baru (Fortasi), SMP Muhammadiyah 11 Surabaya (Muven) fokus membentengi karakter siswa barunya. Sekolah menggelar sesi khusus bertajuk “Adab Bergaul dalam Islam” pada Kamis (16/7/2026) pagi pukul 08.00-09.00 WIB.

Untuk menciptakan ruang diskusi yang lebih kondusif dan tepat sasaran, penyampaian materi ini sengaja dipisah berdasarkan gender. Kelompok siswa putra mengikuti pematerian di Aula Al Husna bersama Ustaz Yudi Marhendrajan, S.Pd., M.Pd.I. Sementara itu, kelompok siswi putri menerima pembekalan di Ruang Lantai 3 bersama Ustazah Viki Putri Rahmasari, Dip.Kmd.

Dalam pemaparannya, para pemateri menekankan bahwa adab bukan sekadar formalitas, melainkan kebiasaan atau aturan tingkah laku praktis yang mengandung muatan kebaikan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Terdapat empat ruang lingkup utama adab bergaul yang wajib dipahami oleh remaja usia SMP, yakni adab kepada teman sebaya, orang yang lebih tua (termasuk orang tua dan guru), orang yang lebih muda, serta adab terhadap lawan jenis.

Sesuai dengan materi yang disampaikan, para siswa diajak untuk meneladani nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari melalui beberapa poin penting berikut:

  1. Adab kepada Teman Sebaya

Siswa diingatkan untuk memilih lingkaran pertemanan dengan bijak, mengingat perilaku seseorang sering kali dipengaruhi oleh temannya. Bentuk adab yang ditekankan adalah saling percaya, menghargai, tolong-menolong, serta saling menasihati dalam kebaikan agar tercipta hubungan harmonis dan memperluas jaringan pertemanan.

  1. Adab kepada Orang Tua dan Guru

Etika kepada orang tua meliputi mendengarkan arahan, mematuhi perintah (selama bukan dalam keburukan), bersikap rendah hati, serta senantiasa mendoakan mereka. Kepada guru, yang bertindak sebagai pendidik dan pemberi ilmu, siswa diwajibkan untuk patuh, menyapa dengan sopan, serta mendengarkan dengan saksama saat pelajaran berlangsung.

  1. Adab kepada yang Lebih Muda

Umat Islam diperintahkan untuk menyayangi yang lebih muda. Bentuk konkritnya adalah memberikan perhatian, nasihat yang bijak, serta bantuan saat mereka mengalami kesulitan.

  1. Adab terhadap Lawan Jenis

Menyoroti tantangan pergaulan remaja masa kini, materi ini mendapat perhatian khusus. Merujuk pada Al-Qur’an Surah An-Nur ayat 30, siswa diajarkan esensi pentingnya menjaga pandangan, menghindari berduaan, menjauhi percampuran bebas, serta berpakaian menutup aurat secara sopan dan benar demi menghindari fitnah.

Penerapan adab bergaul ini bukan tanpa alasan. Para pemateri menjelaskan bahwa hikmah utama dari penerapan etika islami ini adalah terciptanya lingkungan pergaulan remaja yang sehat, harmonis, serta terhindar dari hal-hal negatif yang dilarang oleh agama.

Kegiatan Fortasi hari keempat di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya ini berlangsung interaktif dan penuh antusias. Melalui pembekalan akhlak yang kuat sejak dini, sekolah berharap para siswa baru tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga memiliki kepribadian islami yang matang dan siap menjadi teladan di masyarakat. (Fikri)

Tinggalkan komentar