Surabaya, syiarmu.com — Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Al-Islam menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Islam, Surabaya, pada Selasa (25/8/2026). Acara yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai ini dihadiri oleh para santri kelas sore, santri kelas malam serta pengajar dengan penuh antusias.
Mengusung tema “Kelahiran Nabi Muhammad SAW”, acara dikemas secara interaktif melalui sesi berkisah bersama pendongeng Ummu Choiriyah Sholichah, S.Pd., M.Pd. yang ditemani boneka puppet bernama Alya.
Interaksi jenaka antara Ummu Choiriyah dan boneka Alya berhasil memikat fokus ratusan santri saat menyimak peristiwa-peristiwa agung yang mengiringi kelahiran Rasulullah.

Beberapa mukjizat dan peristiwa besar yang diceritakan meliputi:
Gagalnya Pasukan Gajah Abrahah: Kisah kehancuran tentara Raja Abrahah yang hendak meruntuhkan Ka’bah oleh burung Ababil sesaat sebelum Rasulullah lahir.
Runtuhnya Tiang Istana Kisra: Simbol runtuhnya kezaliman penguasa Persia pada malam kelahiran sang pembawa risalah kebenaran.


Padamnya Api Abadi Majusi: Padamnya api sesembahan kaum Majusi yang telah menyala selama seribu tahun tanpa pernah mati sebelumnya.
Penyampaian kisah yang ekspresif dan sarat pesan moral tersebut sukses memikat perhatian santri sepanjang acara.
Kepala LPQ Al-Islam, M. Nurwahid, menegaskan pentingnya mengenalkan sejarah nabi sejak usia dini agar terbentuk karakter anak yang berakhlak mulia.

“Peringatan maulid ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk menumbuhkan rasa cinta kepada baginda nabi. Semoga seluruh santri LPQ Al-Islam kelak dapat meneladani akhlak dan kepribadian Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Nurwahid.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan para santri, pengajar, dan seluruh keluarga besar LPQ Al-Islam. (Wahid/Fikri)
