Keberkahan Berbuka Puasa pada Bulan Ramadhan

Surabaya, syiarmu.com – Pada Kamis (14/3/24) ustadz Ali Junaidi SHI memberikan tausiah di masjid Al Islam. Tema yang disampaikan yakni keberkahan berbuka puasa pada bulan Ramadhan.

Dalam bulan suci Ramadhan terdapat banyak keberkahan. Ketika kita berbuka puasa, ada keberkahan di dalamnya. Hal itu disebutkan dalam hadits riwayat Bukhori yang artinya: “Manusia akan menerima kebaikan ketika menyegerakan berbuka puasa.” (HR. Bukhori)

Siapapun yang menyegerakan berbuka puasa maka termasuk golongan pengikut sunnah Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa Sallaam. Kita pun dilarang mengundur waktu berbuka puasa seperti yang dilakukan oleh orang yahudi.

Siapkan makanan atau minuman 10 menit sebelum berbuka puasa, agar kita bisa menyegerakan berbuka puasa dan kita mendapat keberkahan.

Dalam membatalkan puasa kita disunnahkan untuk mengonsumsi sesuai anjuran Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa Sallaam. Rasulullah bersabda yang artinya:
“Apabila Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa Sallaam berbuka, beliau berbuka dengan kurma basah. Jika tidak ditemukan kurma basah, beliau berbuka dengan kurma kering. Jika tidak ada kurma kering, beliau hanya meneguk air beberapa kali teguk saja.” (HR. Muslim).

Jika adzan berkumandang maka bacalah basmalah dan minum air kemudian dilanjutkan doa dengan membaca:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Artinya: Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap insya Allah.

Jangan lupa manfaatkan buka puasa dengan berdoa. Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa Sallaam bersabda yang artinya: “Ada 3 orang yang tidak tertolak dalam doanya. Pertama pemimpin yang adil. Kedua, orang yang berpuasa saat dia berbuka. Ketiga, orang yang terdzolimi dan berdoa kepada Allah. (HR. At Tirmidzi).

Hanya dalam hal berbuka puasa saja banyak keberkahan di dalamnya. Apalagi sahurnya, qiyamullail, tadarus Al-Qur’an, dan amalan-amalan yang lainnya. (Wahid/Fikri)

Tinggalkan komentar