Tuban, syiarmu.com – Dalam rangka memperkuat sinergi dunia pendidikan vokasi dengan dunia industri, SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (SMK Mudisa) melakukan kunjungan industri ke Pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) SULI 5 yang berlokasi di Desa Wangun, Kecamatan Palang, Tuban.
Rombongan SMK Mudisa dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Irvandy Andriansyah, S.T., M.T., didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Yazid, S.Kom., Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Ika Wardhani, dan guru Bimbingan Konseling Salsabila Putri Azzahra. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat jejaring kerja sama dengan dunia usaha dan industri, sekaligus membuka peluang pengembangan kurikulum berbasis industri.

Dalam kunjungan pada Rabu (5/11/2025) tersebut, tim SMK Mudisa disambut hangat oleh jajaran Direksi, Manajemen, Komisaris PT Amanah Sang Surya, produsen SULI 5, serta Wakil Ketua PDM Tuban Bidang Pendidikan. Pertemuan berlangsung penuh suasana kekeluargaan dan berdiskusi mengenai peluang kolaborasi strategis.
Kepala SMK Mudisa, Irvandy Andriansyah, menyampaikan bahwa model kerja sama dengan industri menjadi kebutuhan penting dalam penguatan kompetensi peserta didik.
“SMK Mudisa terus berkomitmen menghadirkan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui kerja sama ini, kami mendalami kurikulum industri, program magang siswa, guru tamu dari industri, hingga penguatan teaching factory. Selain itu, kerja sama juga mencakup pemenuhan kebutuhan air minum bagi siswa serta kolaborasi pemasaran,” ujarnya.

Selain berdiskusi mengenai implementasi kurikulum dan pelatihan industri, rombongan juga melihat langsung proses produksi air minum dalam kemasan SULI 5, mulai dari pengolahan air baku, proses filtrasi, sterilisasi, hingga tahap pengemasan modern berstandar higienis. Peserta kunjungan memperoleh penjelasan detail tentang standar mutu dan sistem manajemen produksi yang diterapkan perusahaan.
Pihak manajemen SULI 5 menyambut baik langkah proaktif SMK Mudisa dalam membangun kolaborasi berkelanjutan dengan dunia usaha. Mereka mengapresiasi komitmen sekolah dalam mempersiapkan lulusan siap kerja sekaligus adaptif terhadap dinamika industri.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat vokasi, meningkatkan kompetensi siswa SMK Mudisa, serta memberikan pengalaman langsung tentang dunia industri yang sesungguhnya. Selain memperluas peluang magang dan pelatihan, kolaborasi ini juga membuka kesempatan bagi siswa untuk terlibat dalam kegiatan pemasaran dan wirausaha berbasis produk nyata.
Dengan kunjungan tersebut, SMK Mudisa kembali menunjukkan konsistensinya sebagai sekolah yang aktif menjalin koneksi industri demi menyiapkan generasi berprestasi, terampil, dan mandiri. Ke depan, kerja sama ini akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU dan implementasi program bersama. (Irvandy/Fikri)
