Guru dan Siswa SMK Mudisa Senam Kebiasaan Hebat di Tugu Pahlawan

Surabaya, syiarmu.com – Sebanyak 450 peserta memadati kawasan ikonik Tugu Pahlawan, Surabaya pada Jumat (21/11/2025). Mereka adalah pelajar dan guru dari SMK Mudisa yang antusias mengikuti kegiatan senam pagi inspiratif dengan tema khusus: “Senam 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia.”

Kegiatan yang digelar di pelataran tugu bersejarah tersebut bukan sekadar rutinitas olahraga, melainkan sebuah inisiatif untuk menanamkan karakter unggul sejak dini. Para peserta tampak kompak dan bersemangat mengikuti setiap gerakan senam yang dirancang untuk merepresentasikan tujuh kebiasaan positif yang diharapkan melekat pada diri setiap siswa.

Senam ini menjadi sorotan masyarakat sekitar yang melintas, menampilkan pemandangan ratusan pelajar berseragam yang bergerak serentak di bawah langit cerah Kota Pahlawan. Energi positif dan keceriaan terpancar jelas dari raut wajah para peserta, menandai komitmen mereka dalam menyambut masa depan yang lebih baik.

Puncak acara ditandai dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMK Mudisa, Irvandy Andrianto, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Irvandy Andrianto menekankan pentingnya kegiatan di luar kelas sebagai penunjang pembentukan karakter.

“Kami tidak hanya berfokus pada kecerdasan akademis. Hari ini, di bawah naungan Tugu Pahlawan, kita menanamkan ‘kebiasaan hebat’ yang akan menjadi bekal hidup,” ujar beliau dengan nada optimis.

Irvandy juga menyampaikan harapannya yang besar terhadap masa depan pendidikan di sekolah yang dipimpinnya. “SMK Mudisa berkomitmen penuh untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan bermutu tinggi,” tegasnya.

Beliau berharap bahwa melalui kegiatan-kegiatan berkarakter seperti senam ini, lulusan SMK Mudisa tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki integritas dan kebiasaan yang unggul.

Partisipasi 450 peserta membuktikan tingginya animo siswa terhadap inisiatif sekolah ini. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan SMK Mudisa untuk menciptakan lingkungan belajar yang holistik.

Acara ini diharapkan mampu menjadi model bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam kegiatan pembelajaran mereka. (Salwatus Shifa/Fikri)

Tinggalkan komentar