SMK Mudisa Jadi Tujuan Studi Tiru SMK Arif Rahman Hakim

Surabaya, syiarmu.com – Dalam upaya meningkatkan mutu tata kelola pendidikan vokasi, SMK Arif Rahman Hakim melaksanakan kegiatan studi tiru ke SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (SMK Mudisa). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala SMK Arif Rahman Hakim, Sono, S.Pd., ini disambut secara resmi oleh Kepala SMK Mudisa, Irvandy Andriansyah, S.T., M.T., bersama jajaran staf serta para wakil kepala urusan.

Kunjungan pada Jumat (21/11/2025) ini berlangsung dalam suasana hangat di ruang kepala SMK Mudisa. Kedua pemimpin sekolah terlibat dalam diskusi mendalam mengenai pengelolaan satuan pendidikan, program unggulan, serta strategi pengembangan sekolah.

Setelah pertemuan formal, kegiatan dilanjutkan dengan sesi santai di Mudisa Café, yang menjadi ruang kreatif sekaligus pusat aktivitas nonformal di lingkungan sekolah tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala SMK Mudisa memaparkan berbagai program unggulan yang telah menjadi pendorong kemajuan sekolah. Di antaranya adalah revitalisasi pembelajaran, penguatan karakter siswa, serta inovasi pada bidang Bisnis, Desain Komunikasi Visual (DKV), dan Teknologi.

Ada beberapa aspek yang menjadi fokus dalam studi tiru ini. Pertama, strategi PPDB yang efektif. SMK Mudisa menyampaikan strategi keberhasilan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), meliputi penguatan branding sekolah, pemanfaatan media digital dan konten kreatif, publikasi prestasi secara konsisten, serta pelayanan komunikasi yang profesional kepada masyarakat.

Pendekatan ini dinilai berkontribusi signifikan terhadap stabilitas dan peningkatan jumlah pendaftar setiap tahun.

Kedua, pengembangan teaching factory. SMK Mudisa turut menjelaskan implementasi pengembangan Teaching Factory yang dilakukan secara terencana dan berbasis kebutuhan industri. Program ini mencakup pembentukan kelas produktif yang menyerupai standar industri, kolaborasi dengan perusahaan mitra, serta pembelajaran berbasis produksi yang memastikan siswa memiliki kompetensi kerja nyata.

Model tersebut menjadi perhatian utama Kepala SMK Arif Rahman Hakim sebagai rujukan penguatan pendidikan vokasi di sekolahnya.

Ketiga, manajemen sekolah dan kepemimpinan transformasional. Dalam diskusi, juga dijelaskan bagaimana Mudisa menerapkan manajemen sekolah berbasis inovasi, kolaborasi tim, dan keberanian mengambil langkah strategis dalam pengembangan fasilitas maupun program pendidikan. Transformasi cepat yang dilakukan sekolah ini mendapat apresiasi khusus dari Bapak Sono.

Keempat, prestasi siswa sebagai indikator mutu. Berbagai prestasi tingkat regional maupun nasional yang diraih siswa SMK Mudisa turut menjadi topik pembahasan. Prestasi tersebut dianggap sebagai bukti keberhasilan pelaksanaan pendidikan karakter dan kompetensi yang dijalankan sekolah.

Sesi diskusi dilanjutkan secara informal di Mudisa Café, memperkuat suasana kekeluargaan sekaligus membuka ruang bagi kedua pihak untuk bertukar pandangan mengenai tantangan dan peluang pendidikan vokasi di era modern.

Kepala SMK Arif Rahman Hakim menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan baik serta keterbukaan informasi yang diberikan. Ia menilai SMK Mudisa sebagai sekolah yang progresif, inspiratif, dan layak menjadi rujukan dalam pengembangan tata kelola pendidikan.

Sementara itu, Kepala SMK Mudisa menegaskan bahwa kolaborasi antar-sekolah merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif dan berdaya saing.

Kegiatan studi tiru ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara SMK Arif Rahman Hakim dan SMK Muhammadiyah 1 Surabaya. Melalui pertukaran pengalaman, strategi, dan praktik baik, kedua sekolah optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, memperkuat karakter siswa, serta mencetak lulusan berkompeten yang siap menghadapi era industri masa depan. (Irvandy/Fikri)

Tinggalkan komentar