Ujian Konsistensi Pasca-Ramadan: PCA Sambikerep Ikuti Taping Inspiratif di TVMu Jatim

Surabaya, syiarmu.com – , Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sambikerep menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ideologi dan kualitas spiritual kader melalui partisipasi aktif dalam program “Ngaji Aisyiyah” (Ngasah). Pada Senin (16/2/2026), bertempat di studio TVMu Jatim, para ibu tangguh dari Sambikerep ini hadir sebagai audiens utama dalam sesi pengambilan gambar (tapping) yang mengupas tuntas persiapan batin menjelang dan sesudah bulan suci Ramadan.

Sesi kali ini menghadirkan tokoh muda Muhammadiyah Jawa Timur, Ustaz Afifun Nidlom, S.Ag, M.Pd, M.H., yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Majelis Tabligh PWM Jatim. Dengan dipandu oleh host Norma Setyaningrum, M.Pd., diskusi berlangsung hangat namun sarat akan makna spiritual melalui tema: “Ramadhan Mendidik, Idul Fitri Menguji Konsistensi Diri”.

Dalam paparannya, Ustaz Afifun menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar ritual tahunan tanpa bekas.

“Seringkali kita melihat masjid penuh di bulan Ramadan, namun mendadak sepi setelah Idulfitri. Inilah fenomena yang harus kita lawan. Ramadan adalah ‘madrasah’ atau laboratorium pendidikan mental. Jika selama satu bulan kita dididik untuk disiplin, jujur, dan peduli, maka Idulfitri adalah garis start untuk membuktikan apakah pendidikan itu berhasil atau tidak. Konsistensi atau istiqamah adalah mahkota dari seluruh rangkaian ibadah kita.”jelasnya.

Lebih lanjut, di hadapan para kader PCA Sambikerep, beliau menjelaskan bahwa ukuran keberhasilan puasa seseorang tercermin dari perubahan perilakunya di sebelas bulan berikutnya.

“Jangan sampai kita menjadi ‘Hamba Ramadan’ yang hanya taat saat bulan puasa saja, tetapi jadilah ‘Hamba Allah’ yang ketaatannya tidak mengenal kalender. Ujian konsistensi itu ada pada kemauan kita untuk tetap menjaga salat malam, tetap rajin bersedekah, dan tetap menjaga lisan meski Ramadan sudah berlalu. Idulfitri bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan perayaan atas lahirnya pribadi baru yang lebih tangguh secara spiritual,” tambah Ustaz Afifun dengan penuh penekanan.

Kehadiran PCA Sambikerep dalam acara ini diharapkan dapat menularkan semangat istiqamah tersebut ke tingkat ranting dan lingkungan keluarga masing-masing. Diskusi yang berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 11.00 WIB ini tidak hanya memberikan wawasan teoritis, tetapi juga tips praktis dalam menjaga grafik ibadah agar tidak menurun setelah hari raya. (H.N. Mukhbita/Fikri)

Tinggalkan komentar