Surabaya, syiarmu.com – Suasana penuh warna, kebahagiaan, dan haru mewarnai pelaksanaan Gebyar Seni dan Penerimaan Rapor Kelas 5 yang diselenggarakan pada Sabtu (20/6/2026) di Auditorium AR. Fachruddin. Mengusung tema “Colorful Memories: Merangkai Kenangan, Mewarnai Masa Depan”, kegiatan ini menjadi ajang apresiasi kreativitas siswa sekaligus momentum refleksi perjalanan belajar mereka selama satu tahun di kelas 5 SD Muhammadiyah 11 Surabaya (Muhlas).
Acara diawali dengan pembacaan Gema Wahyu Ilahi yang berlangsung khidmat dan menenangkan hati. Selanjutnya, para siswa menampilkan paduan suara yang memukau para tamu undangan dengan harmonisasi suara yang indah dan penuh semangat.
Kemeriahan acara berlanjut melalui persembahan lagu “Berani Bermimpi”, yang menjadi pengingat bagi seluruh siswa untuk terus menumbuhkan harapan, keberanian, dan keyakinan dalam meraih cita-cita. Penampilan berikutnya berupa musikalisasi puisi berhasil membawa penonton larut dalam makna mendalam tentang persahabatan, perjuangan, dan kenangan selama menempuh pendidikan di kelas 5.

Tak kalah memikat, Tari Kreasi “Ribuan Memori” menjadi salah satu penampilan yang paling dinantikan. Melalui gerak dan ekspresi yang penuh makna, para siswa menggambarkan perjalanan mereka dalam mengukir berbagai pengalaman berharga yang akan selalu tersimpan dalam ingatan.
Salah satu momen istimewa dalam kegiatan ini adalah Launching Buku Karya Siswa Kelas 5. Buku yang merupakan hasil karya dan kreativitas siswa tersebut menjadi bukti nyata bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa untuk berkarya, berimajinasi, dan menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan. Peluncuran buku ini mendapat apresiasi hangat dari para orang tua dan tamu undangan yang hadir.
Suasana semakin semarak saat seluruh siswa tampil bersama dalam persembahan lagu dan dance “Semua Murid, Semua Guru”. Penampilan ini menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan.


Puncak acara sekaligus momen paling mengharukan terjadi pada penghujung kegiatan. Para siswa mempersembahkan lagu “Kaulah Ibuku” untuk orang tua tercinta. Dengan suara yang tulus dan penuh penghayatan, mereka menyampaikan rasa cinta, hormat, dan terima kasih atas segala doa serta pengorbanan yang telah diberikan.
Sebagai bentuk ungkapan kasih sayang, setiap siswa kemudian memberikan setangkai mawar merah kepada orang tua mereka. Pelukan hangat, senyum bahagia, dan air mata haru memenuhi ruangan, menciptakan suasana yang begitu menyentuh hati. Momen tersebut menjadi simbol bahwa keberhasilan anak-anak tidak lepas dari dukungan dan cinta tanpa batas dari orang tua.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pembagian rapor kelas 5 sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan pencapaian belajar siswa selama satu tahun ajaran. Dengan penuh semangat dan optimisme, para siswa siap melangkah menuju kelas 6, membawa bekal pengalaman, prestasi, serta kenangan indah yang telah dirangkai bersama. (Isti/Fikri)
