Surabaya, syiarmu.com – SMP Muhammadiyah 11 Surabaya (Muven) sukses menggelar kegiatan Pelantikan Siswa Dasar dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tapak Suci yang diikuti oleh 121 peserta dengan penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan ini mengusung tema “Pendekar Muda, Pemimpin Masa Depan: Disiplin dalam Latihan, Amanah dalam Pengabdian” sebagai upaya nyata dari pihak sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang tangguh, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
Agenda pelantikan ini sekaligus menjadi momentum penting dalam proses pembinaan siswa untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, integritas, serta semangat pengabdian sejak usia dini.

Melalui rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan dengan matang, para peserta diajak untuk memahami makna mendalam menjadi seorang pendekar muda. Mereka diharapkan tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama.
Tema yang diangkat mencerminkan harapan besar sekolah agar para siswa mampu menjadi generasi penerus yang disiplin dalam menjalankan setiap proses pembelajaran serta amanah dalam mengemban tugas yang diberikan. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat krusial untuk membentuk pribadi yang unggul dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Dalam pelaksanaannya, Kepala SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, Ustaz Lanang Santoso, S.Pd., menyampaikan sambutan penting terkait esensi dari agenda ini. Beliau menegaskan bahwa UKT dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi materi-materi Tapak Suci yang selama ini telah dipelajari oleh para siswa. Merujuk pada semboyan ortom, beliau mengingatkan bahwa dengan iman dan akhlak kita menjadi kuat.
Oleh karena itu, seluruh anak-anak Tapak Suci Muven dituntut untuk memiliki keimanan yang kokoh agar tidak gampang tergoyahkan, serta wajib menjaga adab dan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Sejalan dengan hal tersebut, Pembina Tapak Suci Muven, Dzulfikar, S.H., juga memberikan motivasi dan menegaskan bahwa setiap anggota wajib berlatih dengan penuh semangat demi peningkatan kualitas diri.

Untuk menguji kemampuan dari 121 peserta yang hadir, panitia menyelenggarakan dua tahapan ujian utama, yaitu ujian tulis dan ujian ragawi. Pada sesi ujian tulis, para siswa diminta untuk menjelaskan arti dan filosofi yang terkandung di dalam lambang Tapak Suci.
Sementara pada sesi ujian ragawi, seluruh peserta wajib mempraktikkan jurus dasar Tapak Suci dengan benar, termasuk di antaranya memperagakan gerakan salam nasional hingga teknik ketangkasan seperti tendangan ikan terbang menjulang ke angkasa.
Secara keseluruhan, pelaksanaan UKT ini bertujuan untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan penguasaan materi keilmuan, ketahanan fisik, serta kematangan mental anggota Tapak Suci.
Pihak sekolah berharap, melalui ujian ini para siswa dapat terpacu untuk jauh lebih semangat lagi dalam berlatih. Dengan demikian, penguasaan materi keilmuan silat mereka akan semakin bagus dan mereka menjadi lebih siap untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat pada tahap-tahap berikutnya.
Kegiatan yang berlangsung dengan lancar dan khidmat ini diakhiri dengan prosesi sakral penyerahan sabuk baru kepada para peserta yang dinyatakan lulus. Penyerahan sabuk dilakukan secara langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Syaekhul Qohar A. SPd., bersama tim penguji Arief Himawan, M.Pd., serta para pembina Tapak Suci Muven, yaitu Dzulfikar, S.H. dan Eka Fahreza.
Melalui pencapaian ini, SMP Muhammadiyah 11 Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, melainkan juga berakhlak mulia serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan persyarikatan Muhammadiyah. (Eka/Fikri)
