Peduli Kesehatan Masyarakat, Mahasiswa KKN Kelompok 36 Umsura Gelar Cek Kesehatan Gratis

Surabaya, syiarmu.com – Pada hari Ahad (19/7/2026) bertempat di Masjid Al Ghorib, telah dilaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi) dan Gula Darah Acak (GDA).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan melalui deteksi dini penyakit. Pemeriksaan tekanan darah dilakukan untuk mengetahui kondisi tekanan darah masyarakat serta mendeteksi secara dini risiko hipertensi maupun hipotensi.

Sementara itu, pemeriksaan Gula Darah Acak (GDA) bertujuan untuk mengetahui kadar gula darah serta mendeteksi dini risiko diabetes melitus maupun gangguan metabolisme glukosa. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini, terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat, serta melakukan pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut di fasilitas pelayanan kesehatan apabila hasil pemeriksaan menunjukkan nilai di luar batas normal.

Kegiatan dihadiri oleh 20 orang mahasiswa KKN Kelompok 36 Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) sebagai panitia pelaksana dan diikuti oleh 72 peserta yang berasal dari berbagai organisasi di lingkungan Muhammadiyah, antara lain PCM, PCA/Aisyiyah, serta unsur Muhammadiyah lainnya, di samping masyarakat sekitar Masjid Al Ghorib.

Pelaksanaan pemeriksaan didukung oleh dua mahasiswa Program Studi Keperawatan, dengan pembagian tugas yaitu 1 orang bertugas melakukan pemeriksaan tekanan darah (tensi) dan 1 orang bertugas melakukan pemeriksaan Gula Darah Acak (GDA).

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan proses registrasi dan absensi peserta. Setelah melakukan absensi, setiap peserta memperoleh nomor antrean sebagai urutan pemeriksaan. Selanjutnya, peserta menjalani pemeriksaan tekanan darah terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan Gula Darah Acak (GDA).

Hasil pemeriksaan dicatat menggunakan sistem administrasi ganda, yaitu panitia menyimpan satu lembar arsip sebagai dokumentasi kegiatan, sedangkan satu lembar catatan lainnya diperuntukkan bagi peserta. Selama proses pemeriksaan, catatan peserta dititipkan kepada petugas pemeriksa tensi dan GDA untuk diisi sesuai hasil pemeriksaan, kemudian dikembalikan kepada peserta sebagai arsip pribadi. (Salsabila Larasati/Fikri)

Tinggalkan komentar