Probolinggo, syiarmu.com – Pada Selasa (28/7/2026) pukul 09.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Pemaparan Materi Pengelolaan Sampah Menggunakan Insinerator Paving Block serta Peresmian Insinerator Paving Block yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Kelompok 15 Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) di Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang lebih efektif, aman, dan ramah lingkungan melalui pemanfaatan Insinerator Paving Block sebagai salah satu Teknologi Tepat Guna (TTG). Selain pemaparan materi, kegiatan juga dirangkaikan dengan peresmian penggunaan insinerator sebagai bentuk penyerahan hasil program kepada masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Kegiatan dihadiri oleh 22 santri pondok, 4 perangkat desa, 6 pengurus pondok, serta 18 mahasiswa KKN Kelompok 15 Universitas Muhammadiyah Surabaya. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan berpartisipasi aktif selama penyampaian materi maupun sesi diskusi.


Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan perangkat desa, pengurus pondok, dan Ketua Kelompok KKN. Selanjutnya, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik, dampak negatif penumpukan sampah terhadap kesehatan dan lingkungan, jenis-jenis sampah yang dapat dikelola menggunakan insinerator, tata cara pengoperasian Insinerator Paving Block, serta langkah-langkah perawatan alat agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan Insinerator Paving Block, sehingga para peserta dapat memahami secara langsung proses pengoperasian alat. Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian Insinerator Paving Block sebagai simbol penyerahan fasilitas kepada pihak pondok dan masyarakat Desa Kebonagung. Peresmian dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan peduli terhadap pengelolaan sampah.
Adapun hasil yang diperoleh dari pelaksanaan kegiatan ini, yaitu:
- Meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan.
- Memberikan pemahaman tentang cara pengoperasian serta perawatan Insinerator Paving Block.
- Menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya santri, untuk menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang tepat.
- Terlaksananya peresmian dan penyerahan Insinerator Paving Block sebagai salah satu teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan oleh pondok dan masyarakat sekitar.
Salah satu pengurus pondok, Ibu Nyai, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang telah dilaksanakan. Beliau menyampaikan:
“Mudah-mudahan alat ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak. Harapan ke depan semoga tetap dipantau, meskipun hanya melalui telepon, agar selalu diingatkan bagaimana proses perjalanannya. Kalau seandainya penggunaannya mulai tidak berjalan, mungkin bisa kembali diingatkan supaya mereka tetap semangat dalam memanfaatkannya.”

Melalui kegiatan ini, diharapkan Insinerator Paving Block yang telah diresmikan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pengelolaan sampah di lingkungan pondok maupun masyarakat Desa Kebonagung. Selain itu, edukasi yang telah diberikan diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mendorong terciptanya budaya pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.
Mahasiswa KKN Kelompok 15 Universitas Muhammadiyah Surabaya berharap program ini tidak berhenti pada tahap peresmian saja, tetapi dapat terus dikembangkan melalui pendampingan dan kerja sama yang berkesinambungan dengan pihak pondok maupun pemerintah desa, sehingga manfaat dari Insinerator Paving Block dapat dirasakan dalam jangka panjang. (Tim KKN 15/Fikri)
