Inovasi Pompa Air Tenaga Surya KKN Umsura Siap Jawab Tantangan Air Bersih di Desa Sebani

Pasuruan, Syiarmu.com – Langkah nyata dalam mengatasi krisis air bersih ditunjukkan oleh Mahasiswa KKN Kelompok 25 Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) pada Selasa (4/8/2026) Bertempat di Dusun Jedug, Desa Sebani, mereka resmi meluncurkan karya Teknologi Tepat Guna (TTG) bernama PAMSURYA (Pompa Air Masyarakat Berbasis Energi Surya). Agenda peresmian ini dihadiri oleh jajaran pemerintah desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), tim mahasiswa KKN, serta warga setempat.

Mengusung semangat “Bersama Membangun Desa”, Kelompok 25 merancang PAMSURYA setelah melalui rangkaian riset mendalam. Ketua Kelompok KKN 25, Moh. Nur Syamsu Saputra, menegaskan bahwa inovasi ini hadir sebagai solusi konkret atas keterbatasan akses air bersih yang dialami masyarakat. Melalui pemanfaatan energi terbarukan, teknologi ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas hidup warga secara menyeluruh.

Dukungan penuh disampaikan oleh Kepala Desa Sebani dalam sambutannya. Ia mengapresiasi kerja keras para mahasiswa dan berharap pengoperasian PAMSURYA dapat menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayahnya.

Secara teknis, sistem PAMSURYA mengombinasikan fasilitas penampungan air, filtrasi sederhana agar air siap pakai, serta panel surya sebagai sumber energi utama. Keunggulan sistem ini terletak pada kemampuannya beroperasi secara mandiri tanpa bergantung pada pasokan listrik PLN.

Masyarakat Dusun Jedug menyambut kehadiran teknologi ini dengan antusias, terutama pada sesi diskusi mengenai perawatan jangka panjang. Menanggapi hal tersebut, Nur Syamsu memastikan bahwa tim KKN akan memberikan pendampingan teknis secara berkala selama masa pengabdian. Salah seorang warga, Ibu Rahma, mengungkapkan rasa syukurnya mengingat krisis air bersih kerap terjadi tatkala musim kemarau tiba.

Acara dilanjutkan dengan peragaan dan simulasi pengoperasian alat secara langsung. Warga diajak mempraktikkan tahapan penggunaan PAMSURYA di bawah bimbingan mahasiswa.

Sebagai penutup, Nur Syamsu mengimbau warga untuk merawat fasilitas ini bersama-sama demi keberlanjutan pemanfaatan air bersih di masa mendatang. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan prosesi penyerahan simbolis dokumen serah terima TTG kepada perwakilan masyarakat serta sesi foto bersama.

Melalui program ini, KKN UMSURA Kelompok 25 berharap Dusun Jedug dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan teknologi tepat guna berbasis pemberdayaan masyarakat. UMSURA juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kolaboratif demi kemajuan desa-desa di sekitarnya. (Diyan Widi Prameswari/Fikri)

Tinggalkan komentar