Surabaya, syiarmu.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pengembangan Cabang dan Ranting (KKN PCR) Benowo 2026 Kelompok 36 Universitas Muhammadiyah Surabaya melaksanakan pemasangan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa Papan Navigasi Berbasis Solar Cell pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 09.00–14.00 WIB, bertempat di halaman Masjid Al-Ghoriib, Osowilangun.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama Takmir Masjid Al-Ghoriib dan marbot masjid sebagai bentuk kolaborasi dalam menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pemasangan papan navigasi ini merupakan salah satu program unggulan KKN PCR Kelompok 36 yang mengusung konsep pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG). Inovasi tersebut dirancang sebagai media penunjuk arah menuju Masjid Al-Ghoriib dengan memanfaatkan energi matahari (solar cell) sebagai sumber listrik utama.
Sistem ini memungkinkan papan navigasi menyala secara otomatis pada malam hari tanpa bergantung pada jaringan listrik PLN sehingga lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.


Kegiatan diawali dengan proses penentuan titik pemasangan yang strategis agar papan navigasi mudah terlihat oleh pengguna jalan. Selanjutnya, mahasiswa bersama takmir dan marbot masjid melakukan pemasangan tiang, instalasi panel surya, pemasangan papan navigasi, serta pengujian seluruh komponen untuk memastikan sistem bekerja dengan baik.
Seluruh proses berlangsung lancar berkat kerja sama dan semangat gotong royong antara mahasiswa dan pengelola masjid.
Ketua KKN PCR Kelompok 36 menyampaikan bahwa pemasangan TTG ini merupakan bentuk implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Keberadaan papan navigasi diharapkan mampu membantu masyarakat maupun pendatang dalam menemukan lokasi Masjid Al-Ghoriib dengan lebih mudah, terutama pada malam hari ketika kondisi penerangan terbatas.
Selain sebagai penunjuk arah, papan navigasi ini juga menjadi contoh penerapan energi terbarukan yang sederhana namun memiliki manfaat nyata bagi lingkungan.

Takmir Masjid Al-Ghoriib turut memberikan apresiasi atas inovasi yang dihadirkan oleh mahasiswa KKN PCR Kelompok 36. Menurutnya, papan navigasi berbasis solar cell tidak hanya mempermudah akses masyarakat menuju masjid, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pemanfaatan teknologi ramah lingkungan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa juga menyerahkan manual book kepada pihak takmir masjid yang berisi informasi mengenai fungsi alat, cara kerja, pengoperasian, serta perawatan papan navigasi berbasis solar cell.
Manual tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi pengelola masjid agar alat dapat dirawat dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Melalui program ini, mahasiswa KKN PCR Benowo 2026 Kelompok 36 berharap inovasi yang dihadirkan tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menemukan lokasi Masjid Al-Ghoriib, tetapi juga menjadi bukti bahwa pemanfaatan teknologi tepat guna dapat mendukung penguatan fungsi masjid sebagai pusat dakwah, pelayanan masyarakat, serta pemberdayaan berbasis teknologi yang berkelanjutan. (Tim KKN 36/Fikri)
