Surabaya, syiarmu.com – Masjid Al Muttaqin, Amal Usaha Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan yang berlokasi di kawasan Jl. Gresik 99, Gadukan, Surabaya, resmi memulai program renovasi dan pembangunan masjid. Proyek ini merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan rumah Allah yang lebih nyaman, aman, dan representatif sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, serta pelayanan sosial bagi masyarakat.
Seiring bertambahnya jumlah jamaah dan semakin beragamnya kegiatan yang diselenggarakan, renovasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Pembangunan ini dirancang untuk meningkatkan kualitas bangunan sekaligus melengkapi berbagai fasilitas penunjang agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada jamaah dari berbagai kalangan.
Muhammad Yusuf, Takmir Masjid Al Muttaqin, menyampaikan bahwa pembangunan ini bukan sekadar memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan dakwah Islam dan pembinaan umat.

“Masjid bukan hanya tempat melaksanakan salat, tetapi juga pusat pembinaan umat, pendidikan generasi muda, kajian keislaman, serta berbagai kegiatan sosial. Karena itu, kami berikhtiar menghadirkan Masjid Al Muttaqin yang lebih layak dan mampu menjadi pusat aktivitas umat di wilayah Krembangan dan sekitarnya,” ungkap Ketua Takmir Masjid Al Muttaqin.
Menurutnya, proyek renovasi dan pembangunan Masjid Al Muttaqin diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp3,5 miliar. Dana tersebut akan digunakan secara bertahap untuk pembangunan struktur bangunan, penyempurnaan ruang utama salat, tempat wudu, toilet, sarana pendukung, instalasi utilitas, serta penyelesaian fasilitas lainnya agar masjid dapat berfungsi secara optimal.
“Total kebutuhan pembangunan mencapai sekitar Rp3,5 miliar. Ini adalah amanah besar yang tidak mungkin diwujudkan hanya oleh panitia. Kami percaya, dengan semangat gotong royong, kepedulian jamaah, dan bantuan para dermawan, insya Allah pembangunan ini dapat diselesaikan dengan baik,” jelasnya.

Panitia pembangunan berkomitmen mengelola setiap amanah dari masyarakat secara profesional, transparan, dan akuntabel. Setiap perkembangan pembangunan maupun laporan penerimaan dan penggunaan dana akan disampaikan secara berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada jamaah dan para donatur.
Takmir Masjid juga mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai kesempatan meraih pahala jariyah yang terus mengalir.
“Kami mengundang seluruh kaum muslimin dan muslimat untuk bersama-sama mengambil bagian dalam pembangunan rumah Allah ini. Berapa pun nilai sedekah yang diberikan akan menjadi batu bata kebaikan yang manfaatnya akan dirasakan oleh ribuan jamaah. Semoga setiap rupiah yang diinfakkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga hari kemudian,” tuturnya.

Pembangunan Masjid Al Muttaqin merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp3,5 miliar, dukungan dari jamaah, simpatisan, para dermawan, dan masyarakat luas menjadi bagian penting dalam mewujudkan masjid yang lebih nyaman, kokoh, dan bermanfaat bagi generasi mendatang.
Mari sisihkan sebagian rezeki terbaik Anda untuk pembangunan Masjid Al Muttaqin. Tidak ada sedekah yang terlalu kecil ketika diberikan dengan penuh keikhlasan. Semoga setiap rupiah yang kita infakkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir selama masjid ini digunakan untuk salat, mengaji, berdakwah, dan melayani umat.
Mari bersama membangun Rumah Allah. Hari ini kita bersedekah, esok kita menuai keberkahannya.
Panitia Pembangunan Masjid Al Muttaqin mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari ikhtiar mulia ini. Semoga Allah SWT memudahkan setiap langkah pembangunan, melipatgandakan pahala para donatur, dan menjadikan Masjid Al Muttaqin sebagai pusat ibadah dan dakwah yang memberi manfaat luas bagi umat. (MPM-ID PCM Krembangan/Fikri)
