Sidoarjo, syiarmu.com – Hari Raya Idul Adha menjadi momentum berharga untuk ritual haji dan berkurban, yang tentunya diharapkan yang berhaji menjadi mabrur, dan yang berkurban diterima Allah SWT. Sehingga dari ibadah ini bisa berdampak bagi masyarakat, dimana aspek ritual terkoneksi dengan aspek sosial, sehingga beragama ini tercerahkan.
Begitu pula penyembelihan hewan kurban merupakan bagian syari’at yang diperintahkan dalam agama Islam yang termasuk rangkaian ibadah di hari raya Idul Adha yang dilaksanakan sejak tanggal 10 Dzulhijjah hingga tiga hari di hari tasyrik pada 11, 12 dan 13 Dzulhijjah.
Agar nilai ibadah kita lebih sempurna khususnya dalam pemilihan dan penyembelihan hewan kurban serta pendistribusian daging kurban hendaknya dilakukan secara tepat, sehingga rasa syukur atas karunia nikmat Allah SWT benar benar terwujudkan.
Kegiatan pemotongan hewan kurban baik lembu atau kambing pada hari Rabu (27/5/2026) yang bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah 1447 H di beberapa tempat khususnya di Kelurahan Sekardangan kecamatan Kota Kabupaten Sidoarjo di 4 masjid; Al Ihsan, Syihabudin, Al Badar dan Baitussalam dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sekardangan Sidoarjo, menjadi bagian dari penguatan Program ASUH (Aman Sehat Utuh Halal).

“Dalam penguatan program ASUH tersebut Universitas Airlangga Surabaya menerjunkan 28 mahasiswa dan 4 orang Dokter Hewan dari Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Vokasi untuk menjamin yang merupakan implementasi dari Universitas Airlangga sebagai kampus berdampak serta bertujuan agar masyarakat menerima daging yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal).”
Demikian disampaikan Dr. M.G.Atik Yuliani drh. M. Kes, Kaprodi S1 Kedokteran Hewan, saat mendampingi langsung penguatan program ASUH.
Lanjut beliau, Program ASUH ini begitu bermanfaat sehingga diharapkan di tahun berikutnya bisa membersamai ke beberapa lokasi penyembelihan hewan kurban yang lebih luas.
“Selepas salat Idul Adha Tim ASUH sejak pagi hingga sore menyasar dibeberapa tempat penyembelihan sekaligus memeriksa kesehatan hewan kurban dengan teliti berinteraksi langsung dengan panitia penyembelihan yang disambut dengan penuh kehangatan dan antusias untuk bisa mengetahui belajar secara langsung tentang kondisi kesehatan hewan kurban sebelum dibagikan kepada masyarakat.”

Demikian disampaikan Hariyanto selaku panitia penyembelihan hewan kurban Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sekardangan Sidoarjo.
Lanjut beliau, sinergi ini begitu berarti untuk lebih meyakinkan kegiatan berkurban, dan syukur alhamdulilah penguatan program ASUH bersama Dosen dan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya di Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sekardangan Sidoarjo berjalan lancar, sehingga daging kurban layak untuk dikonsumsi.
Disampaikan terima kasih khususnya kepada Tim ASUH yang telah membersamai kami dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban sejak awal hingga akhir. Jelasnya.
Amna Huda selaku ketua Takmir masjid Al Ihsan yang berlokasi di Perumahan Sekar Gading Sidoarjo disaat sela sela tugas kepanitian penyembelihan hewan kurban menyampaikan, mengingat pentingnya program ASUH ini sehingga sekitar 2 Minggu sebelum pelaksanaan penyembelihan hewan kurban kami berinisiatif mengundang beberapa takmir masjid dan panitia penyembelihan hewan kurban untuk belajar bersama dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya untuk melakukan edukasi dan sosialisasi program ASUH.
Sekitar 50 peserta merasa senang karena bertambah wawasan dan suasana pertemuan pun terlihat aktif beberapa peserta bertanya seputar program ASUH ini.
Lanjut beliau, adapun yang bertugas di masjid Al Ihsan dari Fakultas Vokasi Unair jurusan Teknologi Veteriner juga dari Fakultas Kedokteran Hewan, dan syukur alhamdulilah saat penyembelihan hewan kurban berjalan dengan tertib dan aspek kesehatan dan kehalalan hewan kurban terpenuhi. “Kami sampaikan terima kasih atas kerjasamanya dan semoga perjuangan ini bernilai ibadah,” pungkasnya. (Andi Hariyadi/Fikri)
