Surabaya, syiarmu.com – Suasana kemeriahan meliputi seluruh keluarga besar KB Aisyiyah 05 dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 04 Surabaya dalam rangka memperingati HUT ke-73 Republik Indonesia. Lebih dari 250 peserta dari berbagai jenjang mulai dari Kelompok Bermain hingga guru turut serta dalam berbagai lomba seru.
Lomba yang diadakan tanggal 5 Agustus 2024 lalu diikuti oleh 41 anak Kelompok Bermain. Lomba itu yakni estafet air dengan gelas dan memindahkan karet dengan sedotan.

Pada hari yang sama 82 siswa Kelompok A berlomba membawa balon dengan dahi, memindahkan air dengan spons, dan menyusun piramida dari gelas kertas.
Tak ketinggalan 63 siswa Kelompok B menunjukkan kehebatannya dalam berjalan sambil memindahkan tiga dingklik secara bergantian, memasukkan tepung kanji ke dalam botol dengan cara menjumput, dan menyusun puzzle bendera Indonesia pada Selasa, 6 Agustus 2024, lalu


Serunya lagi pada Sabtu (10/8/24) sekitar 50 orang wali murid dan 17 guru juga ikut berpartisipasi dalam lomba estafet bola pingpong dengan stik balon, memindahkan air tanpa alat, dan mengangkat serta menurunkan ember berisi air tanpa tumpah.
“Lomba ini sangat seru! Anak saya, Adam, sangat senang sekali,” ungkap Lisa, salah satu wali murid. Ketika ditanya apakah ide lomba ini terinspirasi dari TikTok, Lisa tertawa sembari menjawab, “Wah, bisa jadi ya,! Sekarang kan banyak sekali ide-ide kreatif di TikTok,” ujarnya.
“Saya sangat terkesan dengan antusiasme anak-anak, wali murid, dan guru dalam mengikuti lomba HUT RI tahun ini. Mereka semua bersemangat dan memberikan yang terbaik. Anak-anak terlihat sangat bahagia dan riang, bahkan wali murid dan guru pun tak kalah seru. Ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan benar-benar hidup di hati mereka,” ungkap Bunda Lilis Ketua Panitia Lomba.
Semangat juang dan kebersamaan begitu terasa dalam setiap lomba. Tawa riang anak-anak, sorakan semangat dari penonton, serta kekompakan para peserta menjadi pemandangan yang indah. Sebagai hadiah, para peserta anak-anak mendapatkan tumbler lucu, sedangkan wali murid dan guru mendapatkan sembako.
Kegiatan lomba ini tidak hanya melatih motorik dan kecerdasan anak, tetapi juga menumbuhkan rasa nasionalisme dan semangat persatuan. Semua pihak berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan setiap tahunnya.
Dengan semangat kemerdekaan yang membara, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan membangun bangsa. Merdeka! (Nila/Fikri)
