Surabaya, Syiarmu.com — Klikmu.co kembali menggelar kegiatan Ngopi Bareng (Ngobar) Jilid 4 dengan mengusung tema “Mengokohkan Literasi Digital dan Narasi dalam Pendidikan Bermutu”, Sabtu (10/1/2026), bertempat di Gedung The Millennium Building, SD Muhammadiyah 4 Surabaya.
Dalam sambutannya, Drs. H. Suhadi M. Sahli, M.Ag, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya, menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas pendidikan di era digital.
“Literasi hari ini tidak cukup hanya membaca dan menulis saja, tetapi juga bagaimana menyampaikan narasi yang mencerdaskan, beretika, dan membawa nilai-nilai positif dan kebaikan dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan Ngobar dapat menjadi ruang diskusi yang mendorong lahirnya gagasan-gagasan edukatif dan solutif bagi dunia pendidikan.
Sementara itu, Dr. Zuhrotul Mar’ah Lailatusholikhah, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, menyampaikan bahwa penguatan literasi digital harus didukung oleh kebijakan dan kolaborasi berbagai pihak.
“Pendidikan bermutu membutuhkan narasi yang sehat dan bertanggung jawab. Sebagai peran media, pendidik, dan pemerintah harus saling bekerjasama agar literasi digital tidak disalahgunakan, sebaliknya justru menjadi alat pencerahan,” tuturnya.
Pada sesi berikutnya, Drs. Andi Hariadi, M.Pd, Ketua MPID Surabaya, menekankan pentingnya membangun narasi pendidikan yang positif dan kritis.

“Narasi pendidikan harus mampu membangun optimisme, sekaligus melatih daya kritis peserta didik. Di sinilah peran literasi sebagai alat untuk membentuk suatu karakter dan cara berpikir yang matang serta jelas,” jelasnya.
Sedangkan Achmad Santoso menyoroti peran jurnalis dan penulis dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat melalui narasi.
“Jurnalis memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan informasi yang akurat, seimbang, dan memberi dampak positif dalam dunia pendidikan,” ujarnya.
Melalui Ngobar Jilid 4 ini, Klikmu.co berharap para peserta dan pembaca dapat semakin memahami pentingnya literasi digital serta mampu berkontribusi menghadirkan narasi pendidikan yang mencerdaskan di ruang publik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajakan bagi para penulis dan pegiat literasi untuk terus berkarya dan berpartisipasi aktif dalam membangun pendidikan Indonesia yang lebih bermutu. (Dyah Ayu L./Fikri)
