Surabaya, syiarmu.com – Tasya Avrilia Vivi Yanti,alumni LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah, terpilih menjadi salah satu dari 20 relawan KAWANMU Batch 1 yang akan diberangkatkan ke Aceh dan Sumatra Utara untuk menjalankan misi kemanusiaan pascabencana banjir bandang.
KAWANMU merupakan kelompok relawan sosial yang berada di bawah naungan Muhammadiyah. Sebelum diterjunkan ke lokasi bencana, seluruh relawan terlebih dahulu mengikuti agenda pelepasan dan koordinasi yang dilaksanakan di Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Jakarta.

Para peserta yang terpilih telah melalui proses seleksi dan pelatihan yang ketat. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PP Muhammadiyah di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPOE) Malang pada Desember 2025. Pelatihan ini bertujuan membekali relawan dengan kemampuan dasar penanganan sosial dan kebencanaan sebelum terjun langsung ke masyarakat terdampak.
Tasya mengaku merasa senang dan bangga dapat menjadi bagian dari relawan KAWANMU Ia berharap kehadirannya dapat memberikan kontribusi nyata dalam proses pemulihan pascabencana banjir bandang di Aceh dan Sumatra Utara, khususnya dalam mendampingi masyarakat yang terdampak.

“Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dan bentuk pengabdian saya kepada sesama. Semoga bisa membantu dan memberi manfaat,” ujar Tasya.
Keberangkatan Tasya mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Panti LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah. Pihak panti menyampaikan apresiasi atas semangat kemanusiaan yang ditunjukkan oleh alumni tersebut.
Diharapkan, keterlibatan Tasya dalam misi kemanusiaan ini dapat menjadi teladan dan role model bagi para santri LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah, agar kelak tumbuh menjadi pribadi yang peduli, berdaya, dan bermanfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitarnya. (Fitria Leliana / Fikri)