Mahasiswa KKN Kelompok 14 Umsura Kenalkan EcoTrace, Inovasi Teknologi Tepat Guna untuk Pengelolaan Sampah

Probolinggo, syiarmu.com – Mahasiswa KKN Kelompok 14 Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) tahun 2026 menggelar Sosialisasi Teknologi Tepat Guna (TTG) bertajuk EcoTrace: Eco Community Waste Reward System pada Kamis (16/7/2026), di Balai Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Kalibuntu, yaitu Bapak Khoirul Anam, kader desa, serta masyarakat sekitar. Sosialisasi bertujuan memperkenalkan EcoTrace sebagai inovasi pengelolaan sampah berbasis website yang mendorong masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan melalui sistem penghargaan (reward).

EcoTrace merupakan platform yang memungkinkan masyarakat memilah sampah dari rumah, menyetorkannya ke pos pengumpulan, memperoleh poin dari setiap setoran, kemudian menukarkan poin tersebut dengan berbagai reward.

Sistem ini mengusung alur sederhana, yaitu Pilah Sampah – Setor di Pos – Kumpulkan Poin – Tukarkan Reward, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kalibuntu, Bapak Khoirul Anam, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya atas inovasi yang diberikan.

“Terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya yang telah menghadirkan inovasi pengelolaan sampah melalui EcoTrace. Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun lingkungan Desa Kalibuntu,” ujarnya.

Selama sosialisasi, tim KKN menjelaskan cara penggunaan website, mekanisme pengumpulan poin, hingga manfaat EcoTrace dalam mendukung kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah. Masyarakat mengikuti kegiatan dengan antusias, aktif berdiskusi, serta memberikan berbagai masukan untuk pengembangan program ke depan.

Melalui kegiatan ini, KKN Kelompok 14 Universitas Muhammadiyah Surabaya berharap EcoTrace dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih baik di Desa Kalibuntu. Dengan kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat, inovasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Aura Syahdu/Fikri)

Tinggalkan komentar