Gresik, syiarmu.com – Pada Selasa (14/7/2026) telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, serta pengukuran tinggi badan (TB) dan berat badan (BB) bagi siswa SD Muhammadiyah 1 Menganti. Kegiatan ini bertempat di Masjid SD Muhammadiyah 1 Menganti sebagai lokasi utama penyuluhan, dengan sasaran siswa kelas II dan kelas III.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB dengan melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta Tim Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surabaya (FKG Umsura).
Kegiatan diawali dengan proses registrasi dan pengarahan peserta oleh panitia. Seluruh siswa kelas II dan kelas III diarahkan untuk berkumpul di Masjid SD Muhammadiyah 1 Menganti sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sebanyak 182 siswa mengikuti sesi penyuluhan kesehatan yang terdiri atas siswa kelas II dan kelas III.
Penyuluhan diberikan secara interaktif dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak sekolah dasar, sehingga peserta dapat mengikuti materi dengan baik dan antusias. Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya menjaga kesehatan diri, terutama kebersihan gigi dan mulut dan makanan atau minuman yang memengaruhinya.

Terkait penyuluhan kesehatan ini, drg. Dian Artanty, M. Si, M.H, menyampaikan bahwa penting kiranya menanamkan kesadaran untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. “Mungkin bagi sebagian orang, gigi berlubang bagi anak kecil adalah hal biasa, karena nanti akan digantikan oleh gigi dewasa. Padahal sebenarnya tidak sesederhana itu.
Makanan kan masuknya lewat mulut. Kalau dari mulutnya saja sudah kotor, bisa dibayangkan kan makanan yang masuk jadi seperti apa?” tutur beliau. Lebih jauh, Drg. Dian Artanty berharap edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut mampu tersampaikan pada anak-anak secara merata, baik di desa maupun di kota. Beliau kemudian mengakhiri sesi wawancara dengan harapan ‘Indonesia Emas 2030, bebas karies’.
Setelah kegiatan penyuluhan selesai, peserta dibagi sesuai dengan alur kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya. Siswa kelas III yang berjumlah 82 orang diarahkan menuju lokasi pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut yang dilaksanakan oleh Tim Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Pemeriksaan dilakukan secara bergantian dengan tetap memperhatikan ketertiban dan kenyamanan peserta. Dalam kegiatan tersebut, tim medis melakukan pemeriksaan kondisi gigi dan rongga mulut setiap siswa guna mengetahui kondisi kesehatan gigi, mendeteksi adanya karies maupun gangguan kesehatan gigi lainnya, serta memberikan edukasi singkat kepada masing-masing siswa mengenai cara menjaga kesehatan gigi yang baik.
Selain itu, peserta juga melakukan pemeriksaan antropometri berupa tinggi badan (TB) dan berat badan (BB). Pemeriksaan berlangsung dengan lancar, tertib, dan mendapat respons positif dari para siswa maupun pihak sekolah.
Pada waktu yang bersamaan, siswa kelas II juga melakukan pemeriksaan antropometri berupa tinggi badan (TB) dan berat badan (BB). Setiap siswa memperoleh kesempatan untuk diukur tinggi badan dan berat badannya secara bergantian. Hasil pengukuran dicatat sebagai data dasar yang dapat dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi pertumbuhan dan perkembangan peserta didik.

Seluruh proses pengukuran berlangsung secara sistematis, tertib, dan tetap memperhatikan kenyamanan siswa selama kegiatan berlangsung.
Pelaksanaan dua kegiatan secara bersamaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektivitas waktu sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yaitu mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.
Pembagian tugas antara Tim Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surabaya dan mahasiswa KKN berjalan dengan baik berkat koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya. Dukungan dari pihak SD Muhammadiyah 1 Menganti juga sangat membantu kelancaran kegiatan, baik dalam penyediaan tempat, pengondisian peserta, maupun koordinasi dengan guru pendamping di setiap kelas.
Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, serta pengukuran tinggi badan dan berat badan ini berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan rencana. Antusiasme siswa selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan tingginya minat terhadap materi kesehatan yang diberikan.

Selain memberikan manfaat berupa peningkatan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana deteksi dini kondisi kesehatan gigi serta pemantauan status pertumbuhan peserta didik melalui pengukuran antropometri.
Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, menjaga kebersihan gigi dan mulut secara rutin, serta lebih memperhatikan pola makan dan kebersihan diri.
Di sisi lain, hasil pemeriksaan kesehatan gigi dan pengukuran tinggi serta berat badan diharapkan dapat menjadi informasi yang bermanfaat bagi pihak sekolah maupun orang tua dalam memantau kondisi kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, mahasiswa KKN, dan institusi pendidikan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan anak usia sekolah melalui kegiatan promotif dan preventif.
Setelah serangkaian acara usai, drg. Prima Nerito, Sp. KGA., M.Kes, M.H., sebagai bagian dari tim FKG Umsura, memberikan apresiasi atas kegiatan penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan gigi dan mulut ini.
“Penyuluhan dan pemeriksaan gigi dan mulut ini sangat penting bagi anak-anak untuk mengetahui status kesehatan tubuh dan juga gigi. Harapannya, anak-anak bisa tumbuh dengan sehat, dan tidak terganggu aktivitasnya” tutur beliau.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Menganti, Ma’rifah Romadhona, S. Pd. Beliau berterima kasih atas kesediaan Mahasiswa KKN dan tim FKG Umsura untuk melaksanakan penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan gigi dan mulut di SD Muhammadiyah 1 Menganti. Beliau berharap, edukasi ini mampu menjadi bekal bagi anak-anak maupun orangtua untuk menjaga pola hidup sehat.
Ketua KKN kelompok 30, Muhammad Rizam Arzaqi Robby juga menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Rizam sangat bersyukur atas apresiasi dari berbagai pihak, baik dari Kepala Sekolah maupun tim dari Umsura.
“Saya berharap ke depannya kita mampu mempersiapkan acara serupa lebih maksimal lagi, InsyaAllah,” tuturnya. (Rizam/Fikri)
